BeritaWilayah

Dibalik Tirai Besi, Warga Binaan Lapas Sragen Rayakan Idul Adha

40
×

Dibalik Tirai Besi, Warga Binaan Lapas Sragen Rayakan Idul Adha

Share this article

Sragen – Hari Raya Idul Adha, yang biasanya dirayakan dengan meriah dan penuh suka cita oleh umat muslim, juga dirayakan oleh warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sragen. Meski harus berada di balik jeruji besi, semangat dalam merayakan hari besar agama tetap tak pudar.

Di balik tirai besi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sragen, warga binaan tetap berusaha untuk merayakan Idul Adha dengan semangat yang sama seperti umat muslim di luar sana. Mereka berbondong-bondong mengikuti shalat Idul Adha yang dipimpin oleh imam dari dalam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen. Tidak ada perbedaan antara mereka yang berada di dalam dan di luar Lapas, semuanya memakai pakaian rapi versi mereka.

Selain shalat, warga binaan juga turut merayakan hari raya dengan menyembelih hewan kurban. Sejumlah hewan telah disiapkan oleh pihak lapas untuk dibagikan kepada warga binaan yang ingin berkurban. Meski terbatas, namun semangat berkurban dan berbagi tetap ada di hati mereka.

“Hari ini adalah hari yang sangat spesial bagi kami di lapas. Meski berada di balik jeruji besi, kami tetap merasakan kebahagiaan yang sama dengan umat muslim di luar sana,” ujar salah satu warga binaan, Budi (nama samaran).

Pada hari raya Idul Adha yang penuh berkah ini, warga binaan juga mendapatkan kesempatan untuk berkumpul bersama keluarga yang datang menjenguk. Meski hanya diberi waktu yang terbatas, namun kebersamaan ini tetap menjadi momen yang berharga bagi mereka.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sragen, Tunggul Buono, mengatakan bahwa pihak lapas berusaha untuk memberikan suasana yang nyaman bagi warga binaan agar dapat merayakan hari raya dengan tenang dan penuh keberkahan.

“Kami berusaha untuk memberikan suasana yang nyaman bagi warga binaan dalam merayakan Idul Adha. Semoga kebersamaan ini dapat memperkuat tali silaturahmi dan membantu mereka untuk memperbaiki diri,” ujar Tunggul.

Semangat dan kebersamaan yang terlihat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sragen pada hari raya Idul Adha ini memberikan pesan bahwa meski berada di balik jeruji besi, semangat untuk memperbaiki diri dan menjalankan ibadah tetap ada di hati warga binaan. Selamat hari raya Idul Adha, semoga keberkahan dan perdamaian senantiasa menyertai kita semua.