Tak Berkategori

PASTIKAN PENYELENGGARAAN PELAYANAN MAKANAN WBP DENGAN SEHAT DAN HIGIENIS, PETUGAS DAPUR LAPAS KELAS IIA SRAGEN LAKSANAKAN KEGIATAN PEMBERSIHAN DAPUR SECARA RUTIN

30
×

PASTIKAN PENYELENGGARAAN PELAYANAN MAKANAN WBP DENGAN SEHAT DAN HIGIENIS, PETUGAS DAPUR LAPAS KELAS IIA SRAGEN LAKSANAKAN KEGIATAN PEMBERSIHAN DAPUR SECARA RUTIN

Share this article

SRAGEN – Dalam rangka upaya menjaga konsistensi pemenuhan kualitas makanan yang sehat dan higienis bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sragen, pekerja dapur didampingi oleh petugas dapur selalu menjaga kebersihan di dalam dapur maupun di luar area dapur sebelum dan sesudah selesai kegiatan pengolahan bahan makanan. Kegiatan bersih-bersih dapur pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sragen pada saat selesai pengolahan makanan untuk makan pagi hari Sabtu (03/02/2024).

Kebersihan lingkungan dapur baik di dalam dan diluar adalah merupakan salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan pelayanan makanan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WP) karena kebersihan lingkungan dapur adalah salah satu kunci penyelenggaraan pelayanan makanan yang sehat dan higienis bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sragen. Sebagai contoh kecil saja dari manfaat lingkungan dapur yang selalu bersih adalah terhindarnya lingkungan dapur dari gangguan binatang seperti lalat, tikus dan nyamuk atau binatang lainnya yang dapat mencemari makanan yang akan didistribusikan kepada warga binaan dan dapat menyebabkan penyakit.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sragen Tunggul Buono mengatakan dapur lembaga pemasyarakatan yang bersih dan higienis merupakan salah satu faktor pendukung penyelenggaraan makanan yang sehat, layak, bergizi dan higienis sehingga kesehatan warga binaan dapat selalu terjaga.

“Kebersihan dapur Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sragen merupakan tanggung jawab seluruh pekerja dapur dan diawasi oleh petugas dapur. Setiap harinya mereka rutin untuk menjaga kebersihan dapur pada pagi, siang dan sore hari. Dengan begitu, maka penyelenggaraan makanan bagi warga binaan yang sehat, bergizi dan higienis bisa selalu kami terapkan.” Pungkas Tunggul Buono.//