BeritaOtomotif

Lapas Sragen Berikan Ketrampilan Tehnik Dasar Pengelasan Bagi Warga Binaan

27
×

Lapas Sragen Berikan Ketrampilan Tehnik Dasar Pengelasan Bagi Warga Binaan

Share this article

SRAGEN – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sragen menyelenggarakan kegiatan pembinaan kemandirian yang berfokus pada pelatihan teknik pengelasan. Kegiatan ini diikuti oleh warga binaan di Lapas Sragen dengan tujuan untuk memberikan keterampilan baru dan meningkatkan potensi warga binaan yang saat ini menjalani masa pidana di Lapas Sragen.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan agar mereka dapat memiliki ketrampilan kerja setelah mereka kembali ke masyarakat.

Kegiatan pembinaan kemandirian ini diawasi oleh Petugas yang memiliki pengalaman dalam bidang pengelasan. Para warga binaan diberikan pengetahuan dasar mengenai teknik pengelasan, termasuk pemahaman tentang alat dan bahan yang digunakan, tehnik pengelasan yang benar, serta langkah-langkah keselamatan kerja yang harus diikuti.

Selain aspek teknis, kegiatan pelatihan ini juga menekankan pentingnya disiplin, kerjasama tim, dan tanggung jawab dalam bekerja. Para warga binaan diajak untuk bekerja sama dalam menyelesaikan proyek pengelasan, sehingga selain mendapatkan keterampilan teknis, mereka juga dapat memperkuat keterampilan sosial dan kerja tim.

Para warga binaan yang mengikuti pelatihan ini terlihat antusias dan bersemangat serta memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan mengembangkan keterampilan.

Mereka berharapan dapat mengaplikasikan keterampilan pengelasan ini di dunia kerja dan menjadi kontributor yang positif bagi masyarakat setelah mereka bebas.

“Semoga setelah bebas nanti saya bisa meneruskan dan mengembangkan ketrampilan yang saya dapat di dalam Lapas Sragen.” ujar Kasmin (nama samaran)

Kegiatan pelatihan teknik pengelasan ini menjadi contoh konkret dari upaya Lapas Sragen dalam memberikan pembinaan yang holistik dan bermanfaat bagi warga binaan, serta menjadi bagian dari langkah-langkah menuju pemasyarakatan yang lebih rehabilitatif dan berdampak positif.